Pertimbangan pertama dalam pengemasan komoditas adalah bagaimana memilih bahan kemasan. Pemilihan bahan kemasan harus mempertimbangkan tiga aspek berikut secara bersamaan: wadah yang terbuat dari bahan yang dipilih harus memastikan bahwa produk yang dikemas dapat sampai ke tangan konsumen dalam kondisi baik setelah melalui semua tahapan peredaran dan penjualan; bahan kemasan harus memenuhi persyaratan biaya pengemasan dan ekonomis serta layak; pemilihan bahan harus mempertimbangkan kepentingan produsen, departemen transportasi dan penjualan, serta konsumen, sehingga dapat diterima oleh ketiga pihak tersebut. Oleh karena itu, pemilihan bahan kemasan harus mengikuti prinsip-prinsip penerapan, ekonomi, estetika, kenyamanan, dan ilmu pengetahuan.kotak perhiasan

(1)Berbagai sifat bahan kemasan yang berlaku (dari perlindungan alami hingga fungsi pengakuan sosial) sesuai dengan persyaratan fungsi pengemasan barang yang dikemaskotak jam tangan

(2) Ekonomi mengacu pada penerapan satu atau lebih bahan kemasan, baik dari biaya per unit maupun dari total biaya, yang paling rendah. Meskipun harga pokok beberapa bahan kemasan itu sendiri lebih tinggi, namun teknologi pengolahannya sederhana, biaya proses produksinya rendah, dan dapat dipertimbangkan saat memilih. Oleh karena itu, penerapan bahan kemasan harus dipertimbangkan berulang kali.
(3) Kemasan yang indah adalah lapisan luar barang. Dalam pemilihan bahan, warna dan tekstur bahan akan sangat berpengaruh pada penampilan dan bentuk produk kemasan.kotak surat
(4) Meskipun banyak bahan kemasan yang praktis, ekonomis, dan indah dari berbagai sudut pandang, namun tidak tersedia dalam jumlah yang cukup di daerah setempat, atau tidak dapat dipasok tepat waktu, maka harus diganti dengan jenis bahan lain, terutama beberapa bahan kemasan dan aksesoris yang indah, mahal, dan langka, yang seringkali mengalami kekurangan pasokan. Oleh karena itu, dalam penerapannya pada desain bahan kemasan, harus dilakukan pemeriksaan dengan mempertimbangkan prinsip kepraktisan.kotak wig
(5) Ilmu pengetahuan mengacu pada apakah pemilihan dan penerapan bahan kemasan masuk akal, apakah fungsi perlindungan bahan diterapkan, atau tingkat pemanfaatan bahan, dan apakah nilai estetika bahan sesuai dengan kebutuhan fungsional produk.Kotak bulu mata
Singkatnya, pemilihan bahan kemasan harus mampu secara efektif menjaga kemasan, memperpanjang masa penyimpanan efektif barang, beradaptasi dengan lingkungan peredaran, dan selaras dengan tingkat kemasan, untuk memenuhi kebutuhan berbagai tingkatan konsumen.
China telah menjadi anggota Organisasi Perdagangan Dunia. Dalam konteks persaingan ketat di pasar internasional, bentuk, pola, bahan, warna, dan iklan kemasan memiliki dampak langsung pada keberhasilan penjualan komoditas. Mulai dari pemilihan bahan kemasan atau
Kita juga perlu mempertimbangkan warna bahan, kekakuan bahan, transparansi bahan, dan harga. Warna yang berbeda akan menimbulkan asosiasi yang berbeda pada orang-orang; di daerah tropis, pemilihan warna hangat untuk kemasan barang dagangan sangat laris; barang yang dikemas dengan warna biru, abu-abu, dan hijau lebih cenderung laris di daerah dingin. Semakin baik kekakuan bahan, semakin baik efek tampilan barang di rak, sehingga pelanggan merasa nyaman saat melihatnya, dan penampilan barang memberikan kesan indah dan mewah. Transparansi bahan kemasan dapat membuat barang itu sendiri langsung menjadi iklan, memberi tahu pelanggan bentuk dan warna produk, terutama beberapa barang kecil. Harga bahan sangat berpengaruh pada penjualan kemasan. Untuk kemasan hadiah, harga bahan yang tinggi, efek dekoratif yang baik, dan perlindungan yang baik adalah harapan masyarakat umum. Tetapi untuk barang pribadi pelanggan, harga bahan kemasan tidak boleh terlalu mahal, sehingga pelanggan akan merasa tulus, dan mendapatkan hasil maksimal dengan harga yang terjangkau.
Waktu posting: 13 Oktober 2022


